April 4, 2010

Budaya 5R

| April 4, 2010
Sebenarnya tulisan dalam satu kertas yang berisi 5R itu sudah terpasang sejak lama terpasang di dinding kantorku. Namun saya baru "ngeh" setelah mengamati dan membacanya dengan seksama. Ya 5R, 5R ini adalah kependekan dari Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Wow ternyata sebuat singkatan yang mempunyai makna pembelajaran yang luar biasa.

Ringkas.
Segala sesuatu apa bila tersusun dengan ringkas pasti akan mudah dimengerti. Sebagai contoh saat kita merangkum tugas hal itu supaya mudah dipahami bukan?

Rapi
Dengan meningkatkan kerapian akan berpengaruh banyak pada kinerja pekerjaan, seperti contohnya dengan kerapian akan mudah menemukan dan mengembalikan barang/perlengkapan kerja yang diperlukan ditempat berkerja, dan tempat kerjapun nyaman untuk dilihat.

Bersih
Menjaga kebersihan sama juga menjaga kesehatan, membuat pikiran menjadi terang, karena suasana yang nyaman untuk dilihat. Tentu apabila lingkungan kita bersih pasti akan berpengaruh pada cara kerja kita.

Lingkungan Kerja Mempengaruhi Semangat Kerja

Rawat.
merawat sesuatu yang telah ada itu lebih baik dari pada membeli sesuatu yang baru. Jadi perlu sekali menjaga perlengkapan ataupun peralatan yang kita miliki.

Rajin
Rajin disini juga bisa diartikan sebagai konsisten. Percuma saja keempat hal diatas dilakukan namun hanya sehari dan hari - hari selanjutnya tidak. Pasti akan sama saja. Oleh sebab itu rajin ini sangat penting.

Setelah saya baca - baca ternyata 5R ini adalah salah satu Jargon yang diterapkan oleh bangsa jepang (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu & Shitsuke). Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia mungkin artinya sama dengan 5R yang dibahas diatas tadi. Segala sesuatu pasti berubah. Namun perubahan yang baik adalah apabila kita berubah ke arah tertentu, hal itu akan menambah manfaat dan ilmu dari yang sebelumnya.

Related Posts

3 comments:

  1. wow, ternyata setelah dihitung-hitung, waktu kita lebih banyak dihabiskan di lingkungan kantor dibanding di rumah......

    ReplyDelete
  2. R yang ke 2,3,4, berbanding terbalik dengan waktu ya. Sebagai contoh, apabila dosen menerangkan terlalu cepat, akan sulit membuat catatan yang rapi, bersih, dan rawat. Kalaupun mau, harus menyusun ulang di rumah (dan malah makan waktu lebih banyak).

    ReplyDelete