April 5, 2012

Leadership Development Program

| April 5, 2012
Salam hangat sobat blogger.  Tanggal 26-31 maret kemarin, oleh kantor, saya diikut sertakan pelatihan "Leadership Development Program for Superintendent" lokasi pelatihan tersebut berada di daerah Sentul. Saya yang saat itu lagi bertugas di Makassar, malam hari sebelumnya harus berkemas-kemas untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Setiba di Jakarta, saya menginap semalam dan pagi hari esoknya, saya dan rombongan yang saat itu kurang lebih 40 orang berangkat menuju tempat pelatihan di Sentul.

Pagi hari yang sejuk, saat kami tiba ditempat, langsung kami dikumpulkan dan instruktur kami, namanya "G", langsung membuat berapa permainan kekompakan tujuannya adalah untuk melatih kerjasama tim. Kemudian beberapa saat kemudian 40 orang itu dibagi menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok saling berkompetisi untuk memenangkan game yang akan kami mainkan. Seperti memasukkan gelang secara bergantian, loncat sebaliknya dan menyusun huruf dengan mata tertutup. Beberapa skrinsyutnya sebagai berikut :

Ini pada waktu pijit-pijitan.


Persiapan meniup balon untuk permainan.

Permainan dimaksudkan untuk melatih kekompakan, media balon yang digunakan untuk menyatukan tim. Saling bertukar balon yang sama warna antar tim.

Skrinsyut saat mengangkat balon untuk diperebutkan.

Permainan kekompakan yang lain adalah menyusun kata dengan sedotan. Dari satu tim yang terdiri dari beberapa orang dibagi-bagi masing-masing dua orang, dimana satu orang sebagai instruktur dan yang lain matanya ditutup menggunakan kain. Instruktur bertugas memberikan komando rekannya yang matanya ditutup kain untuk memungut sedotan dan menyusun huruf.


Menyusun Huruf dengan sedotan

Dan ada beberapa permain lagi untuk menambah kekompakan tim. Menjelang siang saatnya sesi ruangan dan materi. Beberapa materi ini dimaksudkan untuk menambah wawasan pengetahuan untuk mendukung pekerjaan. Mulai dari Menejemen resiko, Methode Konstruksi, Teknik Presentasi, Pengenalan Peraturan Perusahan, Keuangan, Perpajakan hingga personalia.

Peserta Pelatihan

 Pelatihan ini berlangsung selama 5 hari, dipelatihan ini saya menemukan sesuatu yang lebih, yaitu kebersamaan dan teman-teman baru. Yang semula tidak pernah bertemu hingga akhirnya  bertemu di pelatihan ini. Banyak cerita dan sharing dari teman-teman yang berdinas dari Sabang sampai Merauke ini. Pengalaman seputar proyek, cerita-cerita menarik lainnya yang menjadi warna tersendiri.
Suasana kelas saat ada materi leadership

Ada yang serius memperhatikan materi

Well minggu kemarin banyak sekali ilmu, pengalaman dan sharing-sharing bermanfaat dari teman-teman satu pelatihan. Lain kali jika memungkinkan hasil pelatihan kemarin akan saya sharing disini terutama yang bersifat global dan setiap orang bisa mempelajari. Satu lagi pesan saya terutama untuk diri saya sendiri "Hargai Waktu".

Related Posts

2 comments:

  1. Beda manager/bos dan pemimpin/pimpinan:

    Manager mempertahankan dan bekerja dengan sistem.
    Pemimpin mengajak anda melompat ke kurva kedua & mengambil haluan.
    Manager mencari rasa aman, menghindari hal2 baru dan beresiko belum pasti.
    Pemimpin menantang gagasan2 lama & mengajak anda menantang gagasan2nya.
    Manager cenderung wait and see.
    Pemimpin mementingkan tindakan daripada justifikasi, take action, see and do.
    Manager memprioritaskan kestabilan usaha.
    Pemimpin mengambil resiko.
    Manager bekerja di kantor, untuk keluarga dan ibadah.
    Pemimpin memprioritaskan naik kelas, pembaharuan.
    Manager bekerja dengan justifikasi.
    Pemimpin mengangkat telepon, menggunkan alat komunikasi yang lain dan berinisiatif.
    Manager menunggu arahan dan menelepon.
    Pemimpin memberi arahan.
    Manager mengisi kalender dari arahan orang lain.
    Pemimpin membagi waktu kepada masyarakat, kantor dan keluarga.
    Manager berorientasi pada hal Internal.
    Pemimpin berorientasi Eksternal dan Internal.
    Manager adalah milik keluarganya saja.
    Pemimpin adalah milik bangsanya.
    Manager/bos jarang sekali buka lowongan atau kesempatan yang fair.
    Pemimpin membuka kesempatan kpada mereka yang bersedia.

    (sekedar sharing mas ciput...)

    ReplyDelete