Bawang Merah untuk mengatasi Flu pada Balita

Standard

Sekarang ini lagi musim pancaroba, siang sangat terik dan panas pada malah harinya terkadang suhu menjadi sangat dingin, belum lagi hujan deras yang bisa datang setiap saat, angin kencang juga cukup sering datang diantara bulan September sampai Februari ini. Dengan Cuaca seperti ini mau tidak mau imunitas anak balita harus diperkuat.

Ketika anak sakit dan tidak mau minum obat tentu membuat orang tua menjadi pusing tujuh keliling, padahal obat diperlukan untuk segera menyembuhkan penyakit pada balita. Ada sebagian balita yang justru jika dikasih obat malah dimuntahkan. Kalau mengelami hal demikian dan saya rasa banyak juga yang mengalami kasus seperti ini.

Seperti pepatah kuno bilang “Blessing in disguise”, didalam suatu ujian selalu ada sisi positif yang diambil. Tentu setiap ujian terdapat nilai positif maupun negatifnya. Sisi positifnya anak jadi tidak sering terpapar zat kimia dan sisi negatifnya penyembuhan lama dan tentunya pasti ada drama ketika anak sakit. Ketika anak sakit flu diawali dengan bersin-bersin sebagai ibu harus tanggap dengan memberikan anak air hangat plus madu. Setelah beberapa waktu tetap bersin dan beberapa jam kemudian keluar lendir dari hidung, saya langsung ke dapur mencari jimat merah. Ya bawang merah adalah jimat ketika anak flu.

Bawang merah adalah bumbu dapur yang harus selalu ada di keranjang belanjaan ketika kepasar. Walaupun jarang masak, ketika ada bawang merah didapur membuat hati tenang kalau tiba-tiba anak flu tengah malam.

Bawang Merah untuk mengatasi flu balita dan anak

Resep bawang merah untuk flu balita sebagai berikut :

  1. Yang perlu disiapkan : Parutan keju, bawang merah 2 buah, minyak putih, garam dapur, dan tempat cekung 1 buah.
  2. Cara membuat : kupas bawang merah, parut bawang merah, campur dengan garam sedikit dan minyak putih.
  3. Cara Penggunaan : Sapukan di pelipis dan batang hidung anak ketika anak sedang tidur, sisanya taruh ditempat cekung untuk ditempatkan di dekat hidung anak. Sesaat kemudian pasti langsung keluar lendir dari hidung anak dan anak pasti tidur dengan nyaman sampai keesokan harinya.

Demikian tips sederhana penggunaan bawang merah untuk mengatasi flu pada anak / balita. Semoga tips ini berguna dan bermanfaat bagi para pembaca. Terima Kasih.

Sampai di Bantul Juga

Standard

Tanggal 24 Juli Kemarin karena mendapat tugas yang sangat mendadak dan harus segera. Akhirnya Saya Berangkat ke Bantul. Ada tugas di Bantul. Sehingga hari minggu pagi 25 Juli saya naik travel ke bantul. Istri dan anak sekalian pulang ke Kasembon. Jadi Rutenya ngantar saya dulu ke Jogja tepatnya di sekitar RS Sardjito kemudian lanjut ke kasembon.

Di Jogja sendiri saya hanya singgah sebentar. Saya sampai jam 9 malam. Dan besoknya udah berangkat ke Bantul untuk melihat 3 Lokasi yang akan direnovasi yaitu tempatnya di RS PKU Muhammadiyah, RS Panembahan Senopati dan RS Lapangan Terbukan Darurat Covid Bambang Limpuro.
Suasana Persawahan di Bantul
Tugasnya adalah merenovasi beberapa bagian dari Rumah sakit -rumah sakit diatas untuk dapat melayani pasien Covid 19. Sampai hari ini alhamdulillah sudah tinggal test comm akhir. Beberapa hal yang berkesan di Bantul antara lain :
Makan masih murah. Dibanding dengan Jakarta ataupun Depok, di Bantul ini masih sangat bersahabat. Makanan dengan porsi kenyang masih dapat di angka 12 ribu perak.  Yang kedua di wilayah Bantul ini merupakan wilayah dengan Kasus covid cukup banyak… kenapa bisa tahu? karena di Beberapa RS yang saya tangani pasien keluar masuk tiap jam.
Human Interest – Kerja di Tengah Pandemi
Tentunya harapan kami Rumah sakit tersebut agar segera dapat beroperasi dan bisa bermanfaat bagi sesama. Khususnya warga Bantul Dan sekitarnya.
Gendhis – Di depan Kost
Akhirnya Terpapar Juga.
Karena bekerja di tempat Zona Merah, seketatnya protokol yang saya jalankan, Akhirnya saya terpapar juga. Dimulai demam tanggal 1 Agustus, badan demam aneh dan terasa pegal-pegal. Sampai sini masih ga nyadar. Malamnya buat istirahat besok sudah baikan lagi. Tapi kemudian muncul pilek, akhirnya test dan Positif. Kemudian saya Isoman.  Alhamdulillah tidak ada gejala yang aneh-aneh, kecuali hilang penciuman saja 3 hari setelah demam. Dan saat ini penciuman udah mulai perlahan – lahan kembali.