ciput mardianto

ciput mardianto

Jika ini dipahami, kita tak pernah kalah

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Apakah daun yang mengering jatuh dari pohon merasa kalah oleh kondisi luar seperti musim panas atau dinginnya salju ?

Kemudian pohon yang masih berdiri tegak itu berbisik pada daun yang akan jatuh ketanah itu : “Ini adalah siklus kehidupan. Mungkin saja engkau berpikir kamu akan mati, namun kamu itu tumbuh menyatu denganku, karena jasa-jasamu aku bisa berfotosintesis mendapatkan makanan dan hidup. Selain itu engkau juga selalu memberi teduh para pejalan kaki saat meraka meneduh karena hujan, atau panas. Kita ini adalah satu”.

Sebuah peristiwa lain dialami seorang laki-laki pendaki gunung, apakah pendaki gunung itu merasa kalah pada saat : ia menemukan sebuah gunung, kemudian saat pendakian alam menyelimuti puncak gunung itu dengan awal tebal disertai badai? Kemudian laki-laki itu menjawab :”Kamu tidak mengingingkan aku mendaki saat ini, tapi cuaca akan berubah, suatu hari, aku akan kembali untuk berdiri di puncak, sementara ini tunggulah kedatanganku kembali.”

Alam itu tidak mengenal kalah atau menang

Apakah seseorang yang ditolak pada cinta pertamanya, menyatakan bahwa cinta itu tidak ada? kemudian lelaki muda itu berkata pada dirinya sendiri: “Saya akan menemukan seseorang yang lebih baik yang mampu untuk mengerti apa yang saya rasakan. Dan aku akan berbahagia dalam hari-hari saya”

Dalam siklus kehidupan tidak ada sesuatu yang disebut Kemenangan atau Kekalahan; yang ada hanyalah perubahan dan kekalahan itu terjadi hanya bila berhenti dalam siklus, menyerah dalam berikhtiar.

Seperti halnya saat alam mengalami musim dingin, cuaca dingin yang berat selama beberapa waktu namun pada akhirnya mendapat konsekuensi indah saat musim semi datang. Begitu juga saat musim panas datang, matahari menghangatkan seisi bumi, namun pada akhirnya musim gugur akan datang juga. Kalau di Indonesia hanya dua musim saja ya.

Saat rusa memakan rumput dan kemudian ganti dimakan Singa. Hal ini bukan masalah siapa yang paling kuat, namun bagaimana tuhan menunjukkan caranya menunjukkan siklus kehidupan. Dan dalam siklus kehidupan tidak ada pemenang akau yang kalah; hanya sebagai bagian yang harus dilalui. (Tulisan diatas dinukilkan dari karya Paulo Coelho – Manuscript found in accra).

0 Responses

  1. sungguh beruntung orang yang mau menerima kondisi dan belajar dari proses perjalanan peristiwa yang dilaluinya menuju yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.