20 April 2020

Kelahiran si Buah Hati

0 comments
Jika sebuah buku klasik mengatakan life begin at forty namun bagi saya ya kehidupan dimulai setelah usia 30 tahun usia dimana saya menjadi di kepala rumah tangga. Tahun 2017 akhir tepatnya di bulan Desember akhir penulis akhirnya melepas masa lajangnya.
Karena ketetapan Tuhan itu sangat indah. Dulu punya rencana menikah sebelum usia 25, namun upaya yang dilakukan belum menemukan hasilnya. Namun ketika semua kita pasrahkan kepadanya nya dengan disertai ikhtiar, akhirnya takdir yang indah itu ditetapkan. Masa Penantian yang cukup lama kira-kira 7 tahunan.
Kehidupan baru pun dimulai seperti halnya pada pasangan umumnya. Kehadiran buah hati adalah hal yang ditunggu-tunggu. Kami pun menunggu kehadiran sang Buah Hati. Hari demi hari kita lalui berdua, Minggu demi Minggu dan bulan berganti bulan namun belum juga kami mendapatkan kabar gembira tersebut.

Upaya ya yang kami lakukan pertama kali adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Kemudian kami membuat program kehamilan. Berbagai upaya ya Coba kami lakukan seperti mengkonsumsi makanan makanan sehat, menjaga istirahat yang cukup. Juga dengan menambah suplemen untuk kesehatan.

Rupanya usaha kami tersebut setelah beberapa bulan belum menemukan hasil. Namun kami sadar Bahwa masalah jodoh, anak, rezeki sudah ditetapkan di Lauhul Mahfudz. Beberapa  literatur dan anjuran, amalan yang kami lakukan untuk mendapatkan keturunan adalah dengan membaca surat Al Maryam ayat 1 sampai dengan 11. Kami berikhtiar rutin membaca surat tersebut setelah menunaikan salat fardhu. Tak lupa kami nyisihkan sebagian rezeki untuk bersedekah.

Dan ketetapan Allah itu luar biasa, Tidak ada yang lebih besar darinya, perancang skenario kehidupan terbaik bagi hamba-nya. Alhamdulillah wasyukurilah pada tanggal 18 Februari 2020 jam 10 pagi kami mendapatkan kepercayaan itu. Telah lahir Putra kami aldemar Prabu alham yang terlahir dari seorang istri yang sangat luar biasa.
Aldemar Prabu Alham

Kami berdua terus belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik, menjadi orang tua yang baik, menjaga amanah yang Allah titipkan kepada kami untuk kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Jika mengingat semua hal yang telah terjadi, hanya rasa syukur yang bisa saya panjatkan.

Penantian satu setengah tahun untuk mendapatkan keturunan bukanlah hal yang singkat, namun bukan pula waktu yang lama mengingat saudara-saudara kita di luar sana yang sudah bertahun-tahun menunggu datangnya Buah Hati Sampai dengan saat ini belum diberi kepercayaan. Satu hal yang pasti ketetapan Allah itu sangat indah. Ikhtiar kan yang terbaik, memohon dan berdoa serta Serahkan semuanya pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Baca Selengkapnya
Recent Posts