Kuliner

Menemukan Kembali (Warung Bebek) Episode Makassar

Hobi empunya blog ini adalah kuliner. Dan yang paling favorit bagi saya adalah Nasi Bebek. Dulu waktu di Surabaya mencari warung bebek yang enak banyak sekali tempatnya. Namun setelah saya dinas di luar Surabaya mencari Nasi bebek adalah hal yang susah gampang. Dulu waktu saya di Tanjung Balai Karimun, saya juga merasakan sulitnya mencari Warung Bebek, namun sekarang untungnya Makassar sobat, kota yang cukup ramai.

Jika kebetulan sobat berada di Makassar dan ingin mencari Nasi Bebek ada baiknya saya sharing hasil hunting berburu Warung Bebek Saya. Tempat rekomended hunting bebek yang pertama adalah di warung Pak Ndut. Gampang sekali mencarinya karena terletak pas didepan Mall Ratu Indah Makassar. Lokasinya yang dipinggir jalan membuat kita mudah menemukannya. Menurut saya rasa bebek yang disini cukup lumayan untuk menghilangkan kerinduan akan nasi bebek. Alamat lengkapnya saya juga tidak begitu hafal, maklum newbie di Makassar, namun kalau kita tanya Mall Ratu Indah semua pasti tau.

Sementara yang kedua adalah Warung Cobek-Cobek. Bukan bermaksud apa, saya lebih prefer kesini. Karena rasanya yang mendekati bebek yang ada di Surabaya. Lebih Nampol. Lokasi rumah warung makan ini sangat gampang. Terletak di Jalan Boulevard sebelanya mall Pannakukang. Sekali lagi saya baru dua kali di warung ini, namun sepertinya sudah kecanduan Nasi Bebeknya. Biar tidak hoak, saya kasih skrinsiutnya.

Nasi Bebeknya yang begitu Menggoda..

Suasana tempat makan yang asyik dan ramah.

Nah Sobat ini sedikit info mengenai perburuan kuliner disela-sela kesibukan saya disini, juga disini. Perburuan kuliner di Makassar masih berlanjut sobat. Nanti Insya Allah saya bagi. Dan bila sobat blogger punya pengalaman seputar kuliner jangan sungkan untuk di sharing.

Pembelajaran

Al Baqarah 152-157

{152} فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) -Ku.

{153} يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

{154} وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ يُقْتَلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتٌ بَلْ أَحْيَاءٌ وَلَكِنْ لَا تَشْعُرُونَ
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu h idup, tetapi kamu tidak menyadarinya.

{155} وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,

{156} الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun”

{157} أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.