Setelah beberapa minggu ini disibukkan dengan berbagai kerja yang menumpuk di Ibukota, liburan pemilu ini adalah salah satu momentum untuk pulang kerumah, Entah sesampainya di rumah masih bisa nyoblos atau sudah tidak bisa, karena mepetnya waktu pulang. Padahal sebagai seorang warga negara yang baik harusnya nyoblos, sepakat kan? Tapi hari jum’at dirumah nanti bisa digunakan untuk melepas sesuatu yang lama telah terpendam, ya intinya melepas kerinduan kepada orang – orang yang dicintai, Kalau sobat semua apa yang dilakukan pada saat pemilu? Nyoblos nyontreng kan tentunya? atau …?
Year: 2009
Maafkankan Aku!
Bahwa kita hidup pasti melakukan kesalahan, karena memang manusia adalah tempatnya kesalahan. Engkau yang berada disana, aku telah banyak berbuat salah kepadamu, memang pantas engkau memakiku, karena aku, rembulan yang dulu menyinari malam kini menjadi redup, setiap nafas yang keluar menjadi tidak berarti, setiap ucapan serasa kosong tak berisi. Dan ketika tinggat kesabaran telah habis, maka pantas saja jika engkau menyalahkanku, karena memang aku yang salah. Kesalahan terbesarku adalah mengetahui kesalahanku di akhir cerita saat semua sudah terlambat dan hampir tak mungkin dikembalikan. Setiap luka yang aku goreskan tak kan semudah itu saja hilang, tertutup oleh butiran debu yang ditiupkan oleh angin, dan tak akan mudah diterbangkan oleh angin yang berhembus dari arah pantai. Suara dengarkanlah aku, aku disini tidak tenang dengan setiap keselahan yang aku perbuat. Walaupun tak pantas kau berikan aku kata maaf, namun hanya itu yang aku harapkan. Untuk seseorang yang telah mewarnai hidupku -IH-

