Stempel Koleksi Buku

Standard

Berbicara mengenai buku, jika ditanya apakah anda gemar membaca buku? jika ya berarti anda memang pembaca buku yang baik. Tapi jika ada pertanyaan seperti ini : apakah anda gemar membeli buku ? ya, dan apakah anda membaca buku tersebut sampai tuntas? jawab belum. Wah selamat, anda seperti saya..

Saya suka mengoleksi buku namun untuk membacanya kadang masih setengah, belum tuntas ataupun malas sibuk karena pekerjaan, hanya beberapa buku saja yang selesai sampai tuntas, sebagian besar sebagai koleksi untuk dibaca dikemudian hari. 

Koleksi Buku

Tentunya koleksi buku yang menumpuk akan lebih baik jika ditempatkan ditempat khusus, bisa lemari buku ataupun perpustakaan pribadi. Nah kalau belum ada diantara keduanya, dan takut berceceran ada baiknya dibuat stempel buku. Waktu itu saya bikin 75 ribu. Lumayan digunakan untuk menandai buku-buku koleksi.

Stempel buku

Di setempel itu juga saya cantumkan kapan waktu beli buku, ya hitung-hitung suatu saat nanti, itu akan berguna sebagai reminder, buku ini beli tanggal segini di sini… Bagi saya stempel ini cukup membantu untuk mengelola buku-buku koleksi .. ya semoga dengan terorganisirnya perbukuan akan menambah semangat untuk tetap konstan membaca dan menambah wawasan.

Memanfaatkan Sisa Kertas

Standard

Dibelakang meja saya terdapat kardus yang berisi tumpukan kertas bekas, kebanyakan kertas bekas print. Satu sisi ada tulisannya dan sisi lain masih kosong.

Tumpukan sisa kertas tidak terpakai

Mengingat banyaknya kertas-kertas itu. Maka empunya blog coba manfaatkan untuk dibuat buku catatan. Lhumayan kalau untuk mencatat, membikin sket atau bahkan buat corat-coret saja. Nah bagi sobat yang punya kondisi seperti empunya blog, bisa dicoba juga itu.

Membuat Buku catatan dari kertas bekas

Beberapa hal positif yang bisa kita terapkan antara lain :
1. Kita memanfaatkan barang bekas.
2. Ini adalah salah satu pencerminan sikap green
Itu dia sedikit sharing dari empunya blog yang sangat remeh temeh ini, walaupun remeh tapi itu wujud peduli lingkungan.