05 December 2018

Review earbud Svara L Flat

0 comments
Lama sekali rasanya semenjak terakhir kali post di blog ini Ya karena memang pekerjaan yang padat membuat empunya blog lama hiatus ngeblog.

Oke Langsung saja ke intinya pada tulisan kali ini saya akan mereview salah satu irbat favorite yang ada di grup audio kere hore earbud tersebut adalah svara L flat.  saya tahu earbud svara L flat ini karena memang di grup audio kere Hore sepertinya sudah sangat legend banget jadi saya penasaran.

Svara L flat

Setelah cari-cari di Google ternyata irbad tersebut dapat dibeli lewat AliExpress. kalau masalah harga memang dibilang earbud ini agak menengah di harga sekitar sembilan ratus ribuan kalau dirupiahkan .

Kemudian saya pesan kurang lebih sekitar 3 minggu earbud tersebut baru datang dari Cina. oke langsung saja kita review mengenai irbat svara l flat sebagai berikut yang pertama adalah tampilannya ya jadi tampilan svara l flat ini menurut saya sangat eksklusif sekali. jadi kalau kita pakai irbat tersebut dilihatnya keren namun tidak hanya keren secara tampilan Tapi setelah saya dengarkan Wow memang irbad ini sangat sangat sangat worthed untuk dimiliki.

Salah satu yang terbaik uder 1000k

Kita mulai saja dari impresinya untuk mendengarkan nada nada low Irbad ini sangat rapi sangat nyaman sekali untuk mendengarkan nada nada rendah tidak ada suara bleber Jadi pas banget kalau selera saya ya. Selain tidak bleber untuk untuk bass yang rancak Irbat Ini juga bisa mengikutin. 

Bagaimana dengan Mid dari svara l flat ini, menurut saya posisi vokalnya tidak maju tidak mundur artinya nyaman banget. kalau di beberapa Irbat koleksi saya yang lain biasanya mid nya agak mundur atau Mid itu tertutup oleh yang sisi yang lain namun di suara svara l flat ini dia sangat bagus 

Bagaimana dengan high nya untuk high irbud ini bisa menempatkan tampilan nada-nada yang ada dengan sangat jelas clear. Suara instrumen sangat rapi tidak ada istilah sibilance. 

sound stage suara ini terbilang lepas seolah-olah kita berada di ruangan dan musik itu ada di sekitar kita semua Terdengar sangat jelas separasi antar instrumen jadi tidak terdengar tumpang tindih antara satu dengan yang lain kalau menurut saya pribadi keunggulan dari svara l flat ini adalah di ketiga sisi low mid high tersebut yang sangat rata artinya sama-sama bagusnya kelebihan yang dimiliki tentu ada sisi kekurangan yang dimiliki. Kalau menurut saya kekurangannya adalah irbad ini relatif lebih mahal dan yang kedua adalah source music yang digunakan tidak bisa sembarangan artinya untuk mendapatkan hasil yang maksimal source musik yang digunakan juga harus bagus. 

dan kedua adalah Dap yang dipakai juga harus mampu memberikan output yang maksimal agar svara l flat ini juga berjalan dengan maksimal.

Kesimpulannya adalah svara l flat ini adalah irbad yang wajib dimiliki bagi anda audio lovers maupun irbat lovers, namun dari segi harga yang Memang agak mahal namun jika dibandingkan dengan suara yang dihasilkan earphone ini sangat worthed untuk dimiliki.
Baca Selengkapnya...

23 April 2018

Perjalanan ke Pulau Tidung

0 comments
Setelah sekian lama tertunda untuk piknik ke kepulauan seribu. Akhirnya baru hari rabu 18 april 19 kemarin mulai nyari-nyari destinasi wisata pulau seribu. Dari browsing-browsing tujuannya adalah pulau Tidung. Kami menggunakan jasa travel wisata untuk program paket liburan ke pulau Tidung Tersebut.

Jumat 20 april 2018
Perjalanan di mulai ketika saya menjemput istri yang barusan datang dari malang. Saya jemput istri di di kalibata. Pesawat istri delay namun ada hikmahnya saya dapat menjemputnya setelah selesai kerja. Kemudian kami menuju mall kalibata untuk mengisi sumber tenaga kami.

Sebelumnya kami dapat informasi kalau jadwal menyeberang jam nya pagi. Sehingga kami sebelumnya nyari2 penginapan yang ga jauh dari pelabuhan kali adem angke tempat kami menyeberang. Mengingat jika berangkat dari rumah di depok, berarti kami harus berangkat pagi sekali. Dengan bantuan pencarian mbah google akhirnya kami mendapatkan tempat bermalam.

Kami mencoba untuk menggunakan airy rooms. Selain best price juga lokasi ga jauh dari pelabuhan kali adem muara angke.

Nginap nyari airy rooms

Kami dapat loaksi penginapan di jelambar. Kami datang dan beristirahat. Lokasi penginapan yang cukup rapi dan ada tambahan snack didalalamnya. Kalau menurutku recommended buat yang backpackeran atau yang mau nyari penginapan best price dengan kualitas yang ga ngecewain.

Sabtu 21 april 2018
Pagi-pagi sekali kami harus berkemas-kemas untuk check out. Pukul 5.30 wib kami udah siap berangkat ke angke. Nunggu mbaknya yang jaga dan meminta pengembalian jaminan. Dan akhirnya jam 06.00 wib kami dengan go car menuju angke. Seperti banyak yqng cerita sebelumnyq kalau di pelabuhan angke bau amis akan tercium dengan jelas dan itu semua memang iya. Karena maklum saja di sekitar pintu masuk merupakan sentra perdagangan ikan maupun pengeringan ikan.

Saat tiba di pelabuhan kami menghubungan salah satu orang dari travel kami yang mengarahkan sebelum pemberangkatan. Dimulai dengan dibelikan tiket dan peron. Lalu kami diantar ke kapal feri yang akan mengantar ke pulau tidung.

Menunggu kapal feri berangkat

Pagi itu pelabuhan lumayan ramai. Mungkin pas weekend ini banyak yang pada liburan. Cukup lumayan juga kqmi menunggu di feri sebelum akhirnya diberangkatkan. Perjalanan ke pulau tidung memakan waktu kurang lebih 2.5 jam. Sebagai catatan ketika kami sudah berjalan 1.5 jam masih saja kami temui sampah yang berserakan di laut.

11.21 wib. Ya pada jam tersebut kami sampai ke pulau tidung. Saya ketemu dengan travel kami dan dipandu sama pak takur sebagai guide wisata kami selama di pulau tidung. Moda kami selama disini adalah sepeda. Ya sepeda. Kami mendapat sepeda yang sudah disiapkan dipelabuhan. Agenda seleanjutnya adalah pergi ke penginapan ishoma dan persiapan snorkling jam 13.00 wib nanti. Lokasi penginapan tidak jauh dari pelabuhan kurang lebih 10 menitan kami bersepeda kami sudah sampai di penginapan. Dan kami istirahat sejenak. Persiapan pakaian untuk agenda snornkling nanti.

Jam 13.00 wib time to snorkling. Dimulai dari penginapan. Pak takur menyiapkan alat snorkling kemudian memandu kami dengan bersepeda ke tempat snorkling. Kami melewati makan raja tidung kemudian sampai deh di tempat kapal nelayan untuk berlayar mencari tempat snorkling.


Kami sampai ke penitipan sepeda dan naik ke kapal kecil tersebut. Disana ternyata kami mendapat teman-teman kecil yang lagi asyik mau ikut ke tengah untuk mancing. Ya mareka adalah anak dari nelayan yang punya perahu tersebut.

Perahu di bawa ke tengah. Sambil berjalan kami berdua menikmati pemandangan air laut yang terlihat sangat jernih dan indah. Tidak lupa kami juga mengabadikan momen kami dalam foto maupun video. Kurang lebih 20 menitan kami sudah sampai di tempat snorkling.

Persiapan mau nyemplung

Perlatan mulai di pakai. Istri saya semula agak nervous mau turun karena memang belum bisa renang. Namun dengan meyakinkan ke istri kalau perlatan yang dipakai safety akhirnya mau turun juga. Saya sendiri menyusul kemudian.

Bagi saya yang terbiasa renang memakai alat snorkling agak beda dikit. Namun setelah terbiasa asyik juga untuk melihat karang dan ikan-ikan yang berenang. Istri pun demikian perlu beberapa saat untuk dapat beradaptasi menggunakkan peralatan tersebut.

Momen-momen menyenangkan tersebut diabadikan oleh pemandu kami pak takur yang sudah menyiapkan kamera tahan air. Hal-hal kecil yqng mungkin terjadi adalah tergores karang adalah hal yang lumrah. Jadi sangat hati2 ya kalau berada di karang. Kurang lebih kami 40 menitan kami melihat keindahan laut dan ikan. Tiba saatnya kami naik kembali ke perahu.

Snorkling

Kami istirahat sejenak diperahu mengingat tadi sempat meminum beberapa teguk air laut hehe. Sambil istirahat kami bersama teman teman kecil memancing ikan.

Dapat ikan euy

Dan betapa bahagianya mereka ketika mendapatkan ikan yang cukup banyak. Kami kemudian berjalan kembali menepi dan melanjutkan perjalan kami dengan bersepeda.

NEXT DESTINATION, ya tujuan kami selanjutnya adalah banana boat. Menuju ke ke tempat banana boat dengan bersepeda. Lokasi di banana boat ini adalah di sisi paling timur dekat dengan jembatan cinta yqng menghubungkan pulau tidung besar dan pulau tidung kecil. Sesampainya dilokasi kami segera mengantri ke banana boat. Pesertanya cuman kita berdua saja hehe. Lumayan juga. Dari pak sopir boadnya minta dijatuhkan apa tidak. Tentu saja kami minta dijatuhkan agar berkesan.

Bermain banana boat

Hehe. Pak takur tidak lupa mengabadikan momen kami selama di banana boat. Setelah selesai kami sejenak berjalan jalan di jembatan cinta.

Melihat sunset. Setelah dari jembatan cinta yang berada di ujung timur selanjutnya adalah ke ujung barat pulau ini . Ya tentu dengan bersepeda. Lumayan juga perjalan yang kami tempuh. Kurang lebih ada 6 km. Jadi lumayan bikin badan berkeringat. Kurang lebih 40 menit kami bersepeda. Mengingat diujung barat masih alami dan jarang kami temui pengendara ke arah barat. Namun tak disangka saat kami di ujung pantai ternyata banyak juga pengunjungnya.

Menikmati senja

Kami istirahat sejenak sambil menikmati matahari terbenam dipulau tidung. Dengan diiringin serombongan wisatawan yang bermain musik. Senja pun telah tiba dan menyambut malam. Kami ambil sepeda dari parkiran. Mengayuh sepeda melewati jalan yang berbeda dari jalan pertama kami datang. Kumandang adzan terdengar mengiringi kayuhan sepeda kami untuk kembali ke penginapan. Sampai di penginapan kami istirahat menunggu jam 20.30 wib untuk acara barbeqiu.

Menunggu barbeqiu

Sampai dipenginapan kami istirahat mandi untuk menunggu acara barbeqiu. Pak takur akan memberitahu lagi kalau nanti sudah siap. Jam 19.30 kami mengopi file foto kami ke dalam smartphone. Setelah memindah data kami menunggu sejenak untuk barbeqiu. Kami makan ikan panggang dengan sambal kecap hingga saat nya istirahat untuk persiapan hari kedua minggu esok.

Minggu 21 april 2019
Pagi jam 4.30 wib kami sudah bangun. Sekalian beres beres pakaian kalau mau check out biar ga ribet. Destinasi kedua kita kali ini adalah pulau tidung kecil. Pak takur jam 5.30 wib sudah datang. Menggunakan sepeda kami menuju sisi paling timur pulau tidung. Seperti biasa kami menitipkan sepeda berjalan menuju jembatan cinta untuk sampai pulau tidung kecil. Suasana pagi sangat sejuk dan pemandangan pantai sangat indah.

Pagi di jembatan cinta

Kami mulai explore tidung kecil. Kami berjalan di jalan setapak yang cukup rapi dan nyaman. Mungkin jogging disini sangat menyenangkan. Kami kemudian berjalan menulusuri pulau tidung kecil.

Yang pertama kami lihat adalah disekeliling pulau tidung kecil sisi selatan digunakan sebagai penangkaran bibit bakau sebagai tumbuhan mangrove. Dari bibit tersebut rencana akan di tanam diseluruh keliling pulau tidung besar maupun kecil.

Explore Pulau tidung kecil

Kemudian berjalan lagi di pulau ini juga digunakan sebagai penangkaran bibit budidaya penyu. Dari budidaya penyu kami menuju dermaga apung.

Dermaga apung

Dermaga buatan yang mengapung kami pun mengambil beberapa momen disana untuk diabadikan. Selanjutnya adalah kita turun ke pantai beristirahat sejenak sambil melihat matahri terbit namun bedanya teribtnya sudah duluan hehe.

Perjalanan kami di lanjutkan ke musium rangka ikan paus. Gede ya rangkanya. Kalau yang saya baca itu adalah rangka dari ikan paus sperma. Kemudian kami berlanjut meneruskan perjalanan kembali ke jembatan cinta melalui sisi utara pulau tidung kecil. Kami melihat ada pengunjung yang berkemah di pulau tidung kecil ini. Sebagai pengetahuan saja bahwa pulau tidung kecil ini tidak digunakan sebagai tempat tinggal penduduk namun sebagai tempat observasi atau untuk berkemah masih boleh. Kami berjalan sampai menuju jembatan cinta kembali. Menuju tempat parkir sepeda dan kembali ke penginapan.

Seluruh destinasi wisata sudah kita lalui. Saat ini adalah waktunya makan pagi dan persiapan beres beres barang untuk persiapan pulang serta beli bekal jajan-jajan letika di feri. Kami beres beres kurang lebih sejaman. Sempat ke tiduran juga. Hingga jam 9.30 wib pemandu kami datang dan mengantar kami dengan sepeda kembali ke pelabuhan.

Tiket sudah dibelikan. Kami membeli peron. Berjabat tangan dengan pemandu kami sebagai rasa terima kasih. Dan kami masuk ke kapal ferry. Pukul 10.42 wib feri memberangkatkan kami dari pulau yang indah ini. Perjalanan kami tempuh 2.5 jam. Hingga pukul 12.30 wib kami sampai di kali adem. Kami pulang menggunakan transjakarta ke arah kota.

Dilanjutkan menggunakan krl ke depok. Dan gojek sampai dirumah. Kurang lebih sampai rumah pukul 16.40 wib. Demikianlah pengalaman liburan kami 2 hari semalam di pulau tidung. Patut dicoba.
Baca Selengkapnya...

02 April 2018

Menonton berdua

0 comments
Ya malam ini  kami menonton. Saya dan istri. Memang di awal weekend. Karena rencana nonton setelah pulang kerja.

Ngantri tiket

Melihat ada jadwal film yang lumayan bagus direview nya. Maka bergegaslah kami mebuju xxi terdekat. Ya dan yang lumayan dekat adalah di xxi cibinong city mall.

Ini dia tiketnya

Film itu adalah ready player one. Menurut google film ini cukup banyak yang nonton. Jadi langsung aja diputuskan nonton film ini.

Suasana hari senin yang begitu ga ramai membuat kami menikmati suasananya. Sambil nunggu film kami makan manggo rango dimakan berdua. Kok kebetulan pas diputar lagunya john legend all of me. Jadi membuat suasana semakin pas.

Nunggu di manggo rango

Ini cerita simple dan share kebahagian sederhana dimalam ini. Dan setelah menonton film ini kesimpulannya bagus banget. Layak untuk di tonton
Baca Selengkapnya...

01 April 2018

Review Soundmagic E30

0 comments
Sebenarnya sudah lama membeli in ear monitor soundmagic e30 ini. Kurang lebih ditahun 2015 lalu. Ketertarikan muncul setelah baca  review di internet kalau iem yang ini memiliki suara yang neutral dan warm.

Saat membeli ini, saya sebenarnya udah memiliki soundmagic yang e10. Sudah terbiasa dengan karakter e 10 yang agak nge bass dan deep. Jadi saat mencoba memakai e30 kok suaranya agak garing gitu. Mungkin saat itu penafsiran telinga untuk kualitas audiophile masih sangat sangat SD. Dan yang kedua waktu itu belinya di dinomarket. Karena mencari soundmagic e30 ini adalah barang yang sangat langka.

Mungkin juga karena sudah stok lama. Ketika saya unboxing dan pakai kabelnya pada getas Sehingga kabel dalamnya kelihatan. Ah kecewa sekali waktu itu. Hingga hanya beberapa waktu dipakai saya gudangkan ditempat penyimpanan

Berjalanannya waktu saya mulai mengenal dunia audio yang lebih dalam. Beberapa jenis iem pernah dicoba seperti shure 215, etymotic er4s, yuin pk 1, audio technicha m50x, senheisser in ear momentum hingga main di speaker booksheft, pre amp tabung dan lain lain. Sehingga suara yang ideal menurut saya sudah mendekati kearah yg lebih baik. Walaupun untuk bisa dikatakan ideal itu adalah hal yang sangat subyektif.

Senheisser in ear momentum

Yuin pk1

Keamrin saya tidak sengaja melihat iem itu serwlah bongkar-bongkar arsip. Kemudian coba saya colokin ke cowon j3 dengan lagu flac dari Adele Dont you remember dan berikut impresi saya

Dipair dengan cowon j3

Dam .... enak banget bener warm dan neutral bass tidak over. Kenapa saya dulu belum bisa menilai ya. Mungkin kuping juga perlu jam terbang. Saya bandingkan dengan yuin pk 1. E30 bass nya bagus, seimbang diantara low mid dan high nya. E30 juga ga memiliki impedant yang tinggi kaya yuin pk1 sehingga dapur pacu ga perlu pakai ampli segala. Jika dibandingkkan dengan in ear momentum. Kecapan vokal memamng lebih unggul di in ear momentum tapi kalau untuk warm, kombinasi ketebalan vocal e30 masih lebuh baik menurut saya

Akhirul kata setelah tau kualitasnya kemudian berfikir bagaimana agar kabel yang terkelupas bisa dilindungi. Akhirnya ada ide di tutup pakai pelindung kabel dari karet palstik yang biasa di jual di counter hp.

Hasilnya setelah di bawa ke meja operasi

Setelah di operasi seperti diataslah hasilnya. E30 siap dipacu kembali.

Baca Selengkapnya...
Recent Posts