20 May 2011

Asyiknya memutar musik dengan Clementine

1 comments
Berawal dari rasa kurang puas dari Audio player Banshee bawaan ubuntu 11.04, saya kemudian mencari Audio Player yang lain. Kemudian tidak lama saya menemukan Clementine. Jika kedengaran asing, maka memang wajar, karena Clementine memang baru saja dibuat.Kemudian saya install, wow fiturnya lengkap dan Tampilan yang enak dilihat mata.

Ternyata Clementine ini adalah program multicross platform, artinya bisa diputar di Linux, Windows atau Mac. Karena kalau tidak salah program ini dikembangkan dengan Qt. Untuk mencoba software ini silahkan langsung meluncur ke TKP disini!

Sampai tulisan ini saya buat, Clementine mempunyai versi yang terbaru 0.7. Musik Player ini terinspirasi oleh media player Amarok. Anda pasti tahu Amarok terutama yang menggunakan linux berdesktop KDE. Ya tampilannya memang mirip amarok tapi bedanya bisa di Install dimana saja.

Kelebihan dari Clementine ini seperti dijelaskan di website resminnya antara lain memiliki kelebihan :
  • Search and play your local music library.
  • Listen to internet radio from Last.fm, SomaFM, Magnatune, Jamendo and Icecast.
  • Create smart playlists and dynamic playlists.
  • Tabbed playlists, import and export M3U, XSPF, PLS and ASX.
  • CUE sheet support.
  • Visualisations from projectM.
  • Lyrics and artist biographies and photos.
  • Transcode music into MP3, Ogg Vorbis, Ogg Speex, FLAC or AAC.
  • Edit tags on MP3 and OGG files, organise your music.
  • Fetch missing tags from MusicBrainz.
  • Download missing album cover art from Last.fm.
  • Cross-platform - works on Windows, Mac OS X and Linux.
  • Native desktop notifications on Linux (libnotify) and Mac OS X (Growl).
  • Remote control using a Wii Remote, MPRIS or the command-line.
  • Copy music to your iPod, iPhone, MTP or mass-storage USB player.
  • Queue manager.

Namun yang membuat saya menyukai ini adalah pada saat saya terkoneksi dengan internet dan mendengarkan musik dengan Clementine ini, secara otomatis saya akan tahu lirik dari lagu yang saya dengarkan dan informasi mengenai lagu yang sedang saya putar ini secara langsung. Bagi yang suka lagu-lagu luar namun tidak hafal lirik, maka sangat cocok menggukanan clementine music player ini.



Silahkan Mencoba musik media player ini jika anda ingin mendapatkan suasana baru.
Baca Selengkapnya...

11 May 2011

Dan sebenarnya untuk mereka sendiri

5 comments
Dan sebenarnya untuk mereka sendiri, dilihat dari judul postingan ini nampaknya ada satu point yang menekankan sikap egois mementingkan diri sendiri. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa egois adalah bagian dari manusia. Mereka selalu bersemangat untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka tidak tertarik terhadap apa yang saya mau.
Berawal dari obrolan orang jelata ditempat saya, dari obrolan itu mereka lebih berminat terhadap hal-hal yang mereka inginkan seperti mendapat emas, mendapat insentif tambahan, bekerja dengan keras agar hasilnya juga besar dan lain-lain, ketika ditanya pendapat tentang nasib kerjaan yang kemungkinan akan mendapatkan untung atau rugi, mereka acuh dan mereka mengatakan itu urusan raja bukan urusan saya.

Apa jadinya jika raja hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri tanpa memikirkan apa yang diinginkan dari pasukannya, raja bodoh namanya. Karena hal yang terjadi adalah pasukan akan bekerja secara terpaksa, tidak enjoy dan secara situasi itu hal yang tidak menguntungkan, raja kehilangan wibawa dan fuihhh kelaut aja.

Bagaimana raja yang pintar? Dengan ilustrasi cerita raja pintar dan raja bodoh yang berikut ini mungkin pembaca bisa menarik kesimpulan. Kedua raja akan memancing, yang tujuannya adalah mendapatkan ikan. Raja pintar sangat suka dengan Biskuit, sementara raja yang bodoh kebetulan juga menyukai biskuit.


Pada saat memancing Raja bodoh menggunakan biskuit sebagai umpan, karena raja bodoh ini sangat menyukai biskuit, ya namanya raja bodoh mementingkan kesenangan diri. Berbeda dengan raja pintar, walaupun ia sangat suka dengan biskuit, namun ia sadar ikan tidak suka biskuit tapi lebih menyukai cacing, maka raja pintar menggunakan cacing sebagai umpan. Sekarang mana yang bodoh?
Kalau boleh saya jabarkan, Raja bodoh adalah Bos, Raja pintar adalah Pimpinan dan Pasukan adalah pegawai atau anak buah.
Baca Selengkapnya...
Recent Posts