Pengalaman membuat Paspor di Jakarta Selatan

Standard

Beberapa waktu lalu saya mengurus pembuatan paspor untuk suatu keperluan. Karena tempat kerja berada di daerah Kalibata, maka saya cari Kantor Imigrasi terdekat. Yang paling dekat adalah Kantor Imigrasi Tinggat I Jakarta Selatan.

Lokasi Kantor Imigrasi Jakarta Selatan.
Kalau dari Mall Kalibata atau kalibata city lurus aja kearah makam kalibata dan masih lurus hingga mentok dipertigaan, belok kanan maju dikit ada lampu merah belok kekiri (hotel kaisar) dari situ lurus saja hingga ada perempatan buncit.

Membuat Paspor

 Ambil yang kiri dari situ udah kelihatan di kanan jalan. Putar balik aja. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di map berikut :

alamat kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan
Step By Step yang harus dilakukan (pembuatan paspor untuk orang dewasa)


PERTAMA siapkan data-data yang diperlukan antara lain :
1. KTP asli dan fotokopi di kertas A4, kertasnya jangan digunting ya biar tetap berbentuk A4 (pengalaman saya gunting kecil, kemudian diminta fotokopi lagi)
2. KK asli dan  foto kopinya
3. Asli Akte nikah atau Ijazah atau buku nikah dan jangan lupa foto kopiannya.
untuk lebih detailnya bisa dibaca disini.

KEDUA mendaftar secara online.
Kemarin saya mendaftar secara online disini. Atau kalau mau langsung dari web imigrasi silahkan buka http://www.imigrasi.go.id kemudian masuk Layanan Publik kemudian masuk submenu layanan paspor online.  Klik link masuk ke Pra Permohonan Personal ikuti saja step-step nya, termasuk di kantor imigrasi mana paspor dibuat (dalam hal ini Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan).

Pra permohonan personal

Pada step selanjutnya anda diharuskan membayar biaya pembuatan paspor melalui bank BNI, setelah anda transfer dan dapat nomor bukti pembayaran, nomor bukti tersebut dimasukkan di step selanjutnya. Kemudian anda juga diberikan hari apa saja yang tersedia kemudian anda bisa memilihnya. (Tips : Antara waktu pendaftaran dengan waktu yang tersedia biasanya ada jeda waktu beberapa hari, jadi untuk membuat paspor jangan terlalu mendadak atau sudah dipersiapkan jauh hari sebelum digunakan).

Setelah proses pendaftaran online ini selesai anda akan dikirimi email pendaftaran. Print saja. Kemudian anda sudah jelas hari apa anda harus ke Kantor Imigrasi.

KETIGA
Pas hari H nya, datang ke Kantor Imigrasi. Sebaiknya sih pagi-pagi biar dapat antrian yang depan. Kalau sudah sampai di Kantor Imigrasi, naik ke lantai 2. Disana sudah ada petugas yang akan membuat nomor antrian. Dengan kelengkapan yang sudah kita bawa sesuai step PERTAMA, tunjukkan pada petugas tersebut dan kemudian kita akan diberi nomor antrian juga map. Selanjutnya adalah Waiting. Menunggu nomor kita dipanggil. Waktu di panggil, masuk ke counter yang sudah ditentukan, wawancara, pengambilan foto, sidik jari dan selesai.

Waktu itu saya ke kantor Imigrasi hari senin, kemudian diminta hari kamis untuk pengambilan paspornya. (Tips di step ini, kalau ada rencana perjalan ke Arab saudi, sebaiknya pembuatan passportnya menggunakan 3 nama. Kalau nama anda 2 suku kata bisa ditambahkan dengan nama ortu atau suami. Caranya dengan mengisi form pernyataan bermaterai. Form pernyataan itu dapat dibeli di fotokopi juga dilantai 2 seharga 7500 perak saja  saat saya ngurus kemarin).

KEEMPAT
Proses pengambilan, datang ke kantor imigrasi pada hari yang ditentukan, naik ke lantai 2, bilang sama mbak petugasnya mau ambil pasport. Anda diminta menyerahkan bukti transfer dari bank BNI yang telah dilakukan. Kemudian anda diberi nomor antrian. Tunggu hingga kita dipanggil dan Paspor telah jadi.

Catatan : Mungkin saja ditiap Kantor Imigrasi caranya agak berbeda dari pengalaman saya membuat paspor di Kanim I Jakarta Selatan, atau mungkin juga bisa sama. Komentar atau kesan : mengurus paspor di Jakarta Selatan sudah sangat sistematis, pelayanan cepat dan memuaskan. Semoga kedepan pelayanannya semakin baik lagi.

5 Ways To Be Happy

Standard

Kemarin malam, tepatnya tanggal 1 Muharam, atau kalau dikalender Jawa, 1 Suro, Rebo Legi. Bermula dari membuka-membuka hardisk lama, eh malah nyangkut ketemu film Jason Statham “Homefront”. Sebuah film action yang menurut ingatan saya cukup menarik. Film ini pernah saya tonton di 2013, tapi karena penasaran (lupa-lupa ingat) jalan ceritanya, maka coba saya putar kembali.

Seperti biasa, Film Action menyuguhkan aksi Imba si Broker (Jason Statham) dalam mengalahkan musuh-musuhnya. Aksi berantemnya tidak ada yang berbeda dari kebanyakan film-film Statham sebelumnya.

Namun yang membuat berbeda disini adalah Sang Sutradara memasukkan “nilai” dalam film ini adalah upaya sang ayah dalam melindungi putrinya.

Detail ceritanya tidak saya jabarin disini, karena tulisan ini bukan sebuah resensi film. Namun disini adalah pesan yang disiratkan dalam Film ini. Bagaimana perjuangan ayah dalam melindungi putrinya (keluarga). Memang sebuah kewajiban bagi seroang Ayah (kepala keluarga) untuk melindungi keluarganya, baik rasa aman, baik secara keamanan serta finansial.

Kebahagian di film ini terlukiskan saat seorang Ayah berusaha menjaga putrinya. Film ini menurut saya cukup meriah karena ada Winona Ryder serta James Franco. Tiba-tiba saja saya menemukan quote menarik ini, coba saya bagikan disini sebagai pengingat saya suatu saat nanti. 5 Ways To Be Happy.