ciput mardianto

ciput mardianto

Serupa Tapi Tak Sama

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Serupa tapi tak sama alias mencontoh, kalau bahasa kerennya adalah mbacem. Mbacem bisa juga berarti meniru. Kebiasaan mbacem disebabkan seribu satu alasan. Yang jelas mbacem memiliki 2 sisi yang berlainan. Ada mbacem yang merugikan dan ada yang bermanfaat, bermanfaat apabila sesuatu yang kita tiru itu kita mengerti dan kita kembangkan dengan tujuan yang baik. Kebiasaan meniru ini biasanya dilakukan terhadap brandnew yang sudah terkenal kemudian dibuat tembakannya yang bertujuan mendapatkan perhatian. Ada banyak cara yang dilakukan peniru dalam usaha meniru yang dilakukan. Banyak model peniruan. Buka spoiler dibawah untuk melihat

Sandal Hike menirukan merek Nike
Zalbollae sebuah rokok yang menirukan merek rokok marlboro
Di Indonesia budaya menirupun tidak kalah ramainya. Entah seperti apa pendapat kita, namun budaya meniru rupanya sudah mengakar dan terus bertumbuh subur. Coba buka spoiler dibawah!

Tali pocong perawan dan Heirloom yang memiliki bentuk cover identik.

Bagaimana dengan film yang judul Hanya Untukmu ini.Bagimana juga dengan yang ini!
Apakah ini menunjukkan arti sebuah kreatifitas atau ini justru menunjukkan kebuntuan sebuah kreatifitas. Nah bagaimana menurut anda tentang kebiasaan meniru(mbacem)? Oya sebelum pamit nitip pesan dibawah ini ya!

Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK.

diambil dari sini!

0 Responses

  1. sungguh memalukan (menurut saya) cuma bisa meniru kreatifitas orang. lantas apakah alur cerita film2 tersebut juga mirip *mengenaskan*

    -eRos–

  2. sebenarnya meniru bukan sebuah hal yang salah. apalagi kalau dalam proses belajar, memang meniru dulu biasanya. tapi kalau model di atas sih kacau balau…

  3. Itu namanya sama tapi tak serupa mas. Kreatifnya kebablasan, bahkan musik lagu pun seringkali nadanya hampir sama dengan yang dari barat.

  4. kalo g niru bukan Indonesia namanya…
    kalo g maling bukan malingsia namanya…
    kalo g rakus bukan singapur namanya…

    halah g nyambung heheh..

  5. sampaian kok kreatif menemukan hal hal di atas… hohoho..

    sudah kebiasaan kali bos…

    namanya aja negara kita.. hehehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published.