Cerita Bulan Puasa

Standard

Tak terasa kita sudah sampai di bulan Ramadhan 1430 Hijriah, bulan Ramadhan memang memiliki kesan tersendiri dibanding bulan – bulan yang lain. Bulan Puasa tahun lalu juga sangat berkesan, ketika itu saya sedang giat-giatnya mengerjakan tugas akhir, selain saat itu saya berada pada kost yang baru dan lingkungan yang baru serta ada beberapa hal lain yang membuat saya masing teringat sampai sekarang ini.

Dalam Bulan Puasa kali ini saya juga merasakan suatu hal yang berbeda, hal ini dikarenakan saya berada di proyek, jadi puasa kali ini memiliki arti, yaitu pengalaman puasa diproyek, Bisa berbuka bareng dengan teman – teman yang sekarang sudah mulai mencar kemana – mana.

Tiada kata lain yang saya dapat ucapkan selain kata Alhamdulillah. Semoga dengan datangnya bulan ini, kita semua memperoleh suatu berkah yang terbaik. Amin. Marhaban ya Ramadhan.

Agar Dunia Tersenyum Pada Kita

Standard

Bagaimana ya membuat dunia tersenyum ketika melihat kita? walaupun kita habis bangun tidur ataupun belum gosok gigi. Yang pasti jangan buang napas sembarangan deh kalau habis dari bangun tidur.

Pertama, cara yang dapat anda lakukan dengan tersenyum saat anda pertama kali membuka mata dari tidur anda. Senyumnya tentu harus yang ikhlas syukur – syukur dibarengi doa dalam hati untuk menjalani hari anda.

Tentu anda tidak diperbolehkan senyum yang pahit, apalagi senyum membawa luka, nanti anda malah dikira meggy z. Berabekan jadinya. Makanya senyumnya dilakukan dengan Ikhlas dan Lepas.

Tahu tidak? senyum lepas itu senyum seperti apa? ho..ho..ho.. saya akan berbagi cerita, coba deh ketika senyum tarik kedua ujung tepi bibir ke masing – masing arah (kanan – kiri) selebar 2 sentimenter ketika tersenyum. Coba sambil lakukan seperti itu, anda juga siapkan cermin didepan anda!

Surprise ada tampang joker di cermin itu, he.. he..he.. bukan itu wajah anda! coba perhatikan seberapa ganteng atau cantiknya anda ketika anda tersenyum secara lepas. Jika anda tidak merasa demikian itu namanya takdir anda.

Tapi perlu diingat bahwa manusia itu diciptakan berbeda – beda. Sangat unik dan khas disetiap individu. Dan itu menurut saya bukan suatu nilai kelebihan atau kekurangan, tapi semua ciptaan tuhan adalah anugerah yang perlu disyukuri.

Jika anda bisa melihat setiap orang sebagai sesuatu yang unik dan berbeda – beda, niscaya seperti anda melihat pelangi ketika hujan berhenti, ya sangat berwarna – warni.

Namanya juga manusia, kadang saat ini kita bisa tertawa lepas tapi beberapa menit kemudian kita bisa mengalami rasa sedih yang sangat mendalam. Makanya kita harus peka terhadap sesama. Menjaga ucapan itu juga penting lo, apa yang kita ucapkan seyogyanya sudah kita pikirkan terlebih dahulu.

Dan hindari ucapan yang asal nyeplos saja, bukannya apa, nanti takutnya anda dikira tukang parkir, tentunya tidak enak kan, masa satpam dibilang tukang parkir. Apa lagi jika kita asal nyerocos saja omongnya, malah dikira tukang sayur.

Benar juga kata orang tua jaman dulu *sekarang tidak musim orang tua menasehati*, kalau lagi gembira jangan terlalu gembira tapi kalau sedang sedih jangan terlalu sedih. Sampeyan pasti pernah dengar lagunya koes ploes, “buat apa susah – buat apa susah, susah itu tak ada gunanya” kaset atau mp3nya nggak bajakankan?

Sedangkan yang kedua adalah membuat zona disekitar anda juga tersenyum lepas seperti anda, bagaimana caranya? saya serahkan kepada masing – masing orang. Anda tidak perlu menjadi seorang Jim Carey dalam film yes man, atau menjadi mr.Bean untuk membuat orang lain disekitar anda juga tertawa, hanya perbuatan yang ikhlas yang nantinya membuat orang disekitar anda juga tertawa dengan ikhlas seperti anda.

Yang perlu saya garis besari dibawah ini adalah koridor yang tepat saat anda membuat orang lain tertawa. Jangan pernah tertawa jika anda sedang Buang air besar, karena pasti wajah anda tidak karu-karuan jadinya. Sebaiknya kalau tertawa pastikan anda mengenakan pakaian dan tidak sambil jalan ditepi jalan. Karena kalau anda melanggar sulit bagi orang lain membedakan antara anda atau orang gila. So pastilah!

So itu saja sobat, apa yang dapat saya sharing dari sebuah tersenyum dengan ikhlas, semoga sobat bisa tersenyum setelah membaca tulisan ini.